5 Menit “Betis Bangun Tidur”: Protokol Pemanasan yang Bikin 10 KM Jalan Tanpa Kram

Otot betis (gastrocnemius & soleus) menyimpan 60 % tenaga dorong saat berjalan. Tanpa pemanasan, serabut otot “terkejut” → asam laktat menumpuk dalam 15 menit → nyeri seperti ditusuk jarum. Protokol “5 Menit Betis Bangun Tidur” meningkatkan suhu otot 1–2 °C, aliran darah 300 %, dan elastisitas tendon Achilles 40 %.

Urutan 4 gerakan – lakukan di rumah sebelum berangkat:

  1. Ankle Circles (1 menit)
    • Duduk di kursi, angkat kaki kanan 20 cm.
    • Putar pergelangan kaki searah jarum jam 30 detik, berlawanan 30 detik.
    • Ganti kaki. Rasakan “oli” mengalir ke sendi.
  2. Calf Raises Dinamis (1 menit)
    • Berdiri tegak, tangan di pinggang.
    • Angkat tumit perlahan hingga jinjit penuh (2 detik), turunkan perlahan (3 detik).
    • 15 repetisi. Aktivasi otot soleus tanpa beban.
  3. Toe Walks (1 menit)
    • Berjinjit di tempat, langkah kecil maju-mundur sepanjang 3 meter.
    • 30 detik cepat, 30 detik lambat. Melatih otot tibialis anterior (penyeimbang betis).
  4. Wall Calf Stretch (2 menit)
    • Hadap dinding, tangan sejajar bahu.
    • Kaki kanan mundur 60 cm, tumit rata di lantai, lutut lurus.
    • Condongkan badan hingga tarikan di betis—tahan 30 detik/sisi, ulangi 2 kali.
    • Regang tendon Achilles hingga 120 % panjang istirahat.

Jadwal lapangan:

  • Sebelum jalan pagi: lakukan di rumah.
  • Saat transit (halte bus): ulangi Ankle Circles + Calf Raises 30 detik.
  • Setelah 5 km: Wall Stretch 1 menit di tiang/pohon.

Penelitian Universitas Gadjah Mada (2024) pada 150 pejalan kaki harian: kelompok pemanasan 5 menit mengalami nyeri betis 0 % setelah 90 menit jalan (vs 68 % pada kelompok tanpa pemanasan). Mulai besok—betis Anda bukan karet gelang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *